Ranggah Rajasa Sang Girinathaputra

19:39
Ranggah Rajasa Sang Girinathaputra inilah yang di sebut dalam negarakartagama dalam 
Pupuh XL

1. Pada tahun Saka lautan dasa bulan (1104) ada raja perwira yuda, Putera Girinata, konon kabarnya, lahir di dunia tanpa ibu, Semua orang tunduk, sujud menyembah kaki bagai tanda bakti, Ranggah Rajasa nama beliau, penggempur musuh pahlawan bijak.
2. Daerah luas sebelah timur gunung Kawi terkenal subur makmur, Di situlah tempat putera sang Girinata menunaikan darmanya, Menggirangkan budiman, menyirnakan penjahat, meneguhkan negara, Ibu negara bernama Kutaraja, penduduknya sangat terganggu.
3. Tahun Saka lautan dadu Siwa (1144) beliau melawan raja Kediri, Sang adiperwira Kretajaya, putus sastra serta tatwopadesa, Kalah, ketakutan, melarikan diri ke dalam biara terpencil, Semua pengawal dan perwira tentara yang tinggal, mati terbunuh.
4. Setelah kalah narapati Kediri, Jawa di dalam ketakutan, Semua raja datang menyembah membawa tanda bakti hasil tanah, Bersatu Janggala Kediri di bawah kuasa satu raja sakti, Cikal bakal para raja agung yang akan memerintah pulau Jawa.
5. Makin bertambah besar kuasa dan megah putera sang Girinata, Terjamin keselamatan pulau Jawa selama menyembah kakinya, Tahun Saka muka lautan Rudra (1149) beliau kembali ke Siwa pada, Dicandikan di Kagenengan bagai Siwa, di Usana bagai Buda.
Sebenar bisa dianalisa ketika sang ranggah rajasa menyatukan jenggala dan panjalu daha dengan mengalah kan sang kertajaya raja panjalu daha....
Siapa sosok ranggah rajasa yang di gambarkan ken arok merujuk ( parararton ) sangat sulit mengambarkan siapa beliau...silisilah juga alasan yang tepat penyebab sang rangga menaklukan raja kertajaya..1144 saka
alasan yang paling masuk akal adalah konflik yang telah berlangsung sejak airlangga memecah kahuripan menjadi dua bagian panjalu dan jenggala...konflik antar bersaudara panjalu daha dan jenggala berlangsung beberapa periode ..walau sempat mereda akibat perkawinan sri kameswara dan sasi kirana ....( cerita panji )
konflik memanas dengan naiknya sri kertajaya sebagai pengganti sri kameswara yang wafat... dimana raja jenggala sang girinita (girinda) merasa kertajaya merebut tahta ( cucu) putra mahkota anak dari sri kameswara dan sasi kirana...
girinda ( jenggala) menyeranga panjalu ini membuat kertajaya keluar dari istana dalam prasasti kamulan...

serangan balik panjalu ke jenggala membuat sang girinata ( girinda,) tersingkir dari istana kedaton jenggala tumapel kemudian di kuasai panjalu dengan seorang tumenggung dari panjalu daha ..kalau dipararaton di sebut tunggul ametung ....dan di sinilah di mulai cerita rangga rajasa ( ken arok ) 
perlu di ketahui rangga rajasa adalah putera raja jenggala sang girinata ..juga merupakan adik sasi kirana pelarian di lereng timur kawi ...di sinilah rangga rajasa mengumpulkan sisa sisa kekuatan jenggala ...dalam berbagai cerita pararaton banyak bahasa tirai yang perlu kajian serta analisa ...seperti pelarian dia yang di gambarkan sebagai seorang penjahat ....ini kontroversi praraton...( paraton harus di petani )

Mengapa rangga rajasa adalah penerus jenggala juga daha panjalu ....bisa dirunut alur uraian negarakertagama tentang penyebutan putera sang girinata di atas (negarakartagama)...dan ini menjadi titik terang ken endok ( pararaton ) adalah selir dari dari raja jenggala sang girinata (girinda) atau juga bisa permaisuri kerajaan jenggala yang di asingkan panjalu kemunkinan ken endok di jadikan selir oleh tunggul ametung di tempatkan di wil selatan lereng kawi (balitar supaya mudah pengawasanya)
Petualangan rangga rajasa dalam mencari dan mengumpulkan kekuatan bisa dilihat perjalanan mulai dari area selatan lereng kawi dengan lohgawe..dengan tita seggengeng..juga kunjungan sang rangga di rabut katu yang kemungkinan daerah perbukitan tersebut adalah tempat pemujaan dan pengumpulan para pengikut jenggala yang tersingkir ..posisi yang strategis rabut katu ( gunung/bukit katu) yang dekat dengan wilayah wagir utara ( desa peradaban tua) dan selatan wilayah jalur akses ke selatan menuju barat arah panjalu 
rabut katu yang bisa di lihat dari semua daerah timur kawi sangat strategis sebagai penggalangan kekuatan dinasti jenggala...
rabut katu dalam cuaca cerah bisa di lihat di semua area kecuali terhalang gunung kawi

Sang rangga beserta rakyat jenggala ( tumapel) pertama menyerang istana lama jenggala kedaton tumapel ...yang di kuasai bawahan panjalu daha (tunggul ametung ) ....serangan ini membuat semua pengikut jenggala bangkit memerdekaan wilayah jenggala di timur gunung kawi .setelah beberapa saat menaklukan wilayah timur semeru lamajang ..panarukan ..madura..serangan di lanjutkan ke daha panjalu dan membuat kertajaya tewas dan dimulailah dinasti rangga rajasa atau dinasti rajasa atau juga dalam penyebutan negarakartagam trah girindra ..girinata ..raja raja gunung...
rangga rajasa memulai perdamaian dengan menghilangkan nama panjalu menjadi daha sedang nama jenggala masih di pakai ...dengan menyatukan di bawah tumapel ...

Sri rangga rajasa meskipun dalam negarakartagama tidak di sebutkan kematian yang tidak wajar ..tapi dalam pararaton di kisahkan Terbunuh oleh putra tiri .anushapati ...meskipun secara singkat 1222-1227....
Meskipun banyak misteri terpendam.dan kontroversi sri rangga rajasa ..ken arok atau putera girinata...
telah menancapkan tonggak pulihnya dinasti dinasti kerajaan jawa yang pasang surut karena perpecahan dan konflik kelak ketika singhasari ( tumapel ) runtuh akibat dendam keluarga kertajaya ..maka ketutunan wangsa rajasa girinata mendirikan wilwatikta dan selalu memberi pesan dengan tarian panji akan rekonsiliasi dua keluarga daha dan jenggala agar suatu saat konflik itu tidak terulang...

analisa dan penelusuran kebangkitan jenggala tumapel oleh Ranggah Rajasa Sang Girinathaputra
Arifin Joyosingo

Artikel Terkait

Previous
Next Post »